Visi dan Misi

Kamis, 14 Juli 2016 - Oleh admin_acehjaya

Rencana Strategis 2013-2017 (Renstra) Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Jaya merupakan suatu dokumen perencanaan strategis sebagaimana kebijakan dan strategi pembangunan daerah dalam penyusunan pertanggungjawaban kepada Bupati sebagai penanggungjawab kegiatan dihadapan DPRD sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD dan Rencana Strategis.

A. VISI
Visi satuan Polisi pamong Praja Dan Wilayatul Hisbah Kabupaten Aceh Jaya adalah:
1. Satuan Polisi Pamong Praja Responsif Terhadap Penegakan Kebijakan Pimpinan da Daerah
2. Personil Cepat Reaksi Bergerak dan Santun Dalam Bertindak
3. Askar Wilayatul Hisbah Sigap dalam Menrapkan Norma Hukum Syariat Islam Simpati dalam Bertindak, Beradap dalam Menyelesaikan Masalah.

B. MISI
Untuk mewujudkan visi yang telah dirumuskan, dijabarkan dalam Misi Kantor Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah sebagai acuan pelaksanaan aktivitas dan interaksi dalam program-program yang ditetapkan sebagai berikut :
1. Meningkatkan sikap personil membaca responsive, selektif dalam penegakan kebijakan pimpinan dan Qanun Daerah
2. Pemantapan personil dalam menganalisis situasi, penguasaan Operasional Persiapan Losgistik dan Cadangan
3. Cepat reaksi dalam Operasional, santun dalam bertindak menjaga wibawa kebijakan pimpinan dan peraturan daerah
4. Pemantapan materi bagi lascar Wilayatul Hisbah tentang norma hokum Syariat Islam dalam adat Istiadat masyarakat
5. Jeli dalam membaca situasi, simpati dalam mengambil tindakan.
6. Beradap dalam penanganan dan tuntas dalam penyelesaian masalah.
7. Siap menegakkan norma dan aturan bersama dengan Dinas Syariat Islam

C. TUJUAN
Tujuan merupakan penjabaran dari pernyataan Visi dan Misi serta di dasarkan pada isu-isu dan analisis strategi yang menunjukkan suatu kondisi yang ingin dicapai dimasa mendatang berdasarkan Visi Misi dan Faktor –faktor kunci keberhasilan (Critical Succes factor). Tujuan Umum dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah adalah “terwujudnya satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah yang Profesional dalam membina Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Pelaksanaan Syariat Islam secara Kaffah dalam semua aspek kehidupan Masyarakat”.

D. SASARAN
Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah dalam kurun waktu satu tahun, triwulan atau bulanan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan dalam rumusan yang lebih spesifik dan terukur .Sasaran yang ditetapkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah dalam tahun 2014,adalah :

1. Mempersiapkan angota Satpol PP, WH dan Limas yang tangguh, memiliki kapsitas dan disiplin dalam aplikasi dengan berpegang pada aturan
2. Memperkuat kapasitas personil dan dukungan fasilitas yang memadai
3. Menambah wawasan untuk bertindak arif serta bijak dengan meningkatkan pemahaman terhadap tugas.
4. Member pengetahuan berbasisi Agama, Qanun Syariat, Adat Istiadat dan norma hukuman syariat islam bagi Anggota Satpol PP dan WH
5. Membekali kemampuan analisis, dan manjerial bagi satpol PP, WH dan Linmas.
6. Memberi pengatahuan ipag berbasis kinerja bagi anggota Satpol PP, WH dan Linmas.
7. Kerja sama antar lembaga Dinas Syariat Islam, Polri, Mahkamah Syar’iah, Jaksa, MPU, MAA dan Baitul Mall

Didalam mencapai tujuan, rencana strategis memuat misi, visi, tujuan, sasaran dan strategi (cara mencapai tujuan dan sasaran), perlu ditetapkan kebijakan-kebijakan baik dalam bentuk kegiatan rutin maupun kegiatan pembangunan. Perencanaan Strategis juga merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 tahun sampai dengan 5 tahun secara sistematis dan berkesinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau yang mungkin timbul.
Perencanaan strategis merupakan suatu custumer-driven stratejic planning karena didalamnya termuat proses penyusunan yang senantiasa memperhatikan keinginan dan kebutuhan masyarakat sebagai stakeholder utama. Sehingga dalam penyusunan rencana strategis sangat diperlukan keahlian sumber daya manusia dan sumber daya lainnya yang mampu menjawab tuntutan perkembangan lingkungan stratejis, nasional, global, terutama dilihat pada perumusan visi, misi, tujuan dan kegiatan organisasi.

Manfaat yang diperoleh bagi Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah yang melakukan penyusunan renstra yang baik adalah:
1. Dapat menyiapkan perubahan secara proaktif yang bukan hanya sekedar bereaksi terhadap perubahan yang terjadi.
2. Dapat menuntun diagnosa Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah terhadap pencapaian hasil yang diinginkan secara objektif, dan membangun strateginya secara optimal untuk mencapai hasil yang diinginkan.
3. Dapat menyiapkan pelaksanaan Perturan – peraturan Pemerinta Daerah, Qanun Daerah. Pergup. Perbub, dan Peraturan lainnya dimasa yang akan datang.
4. Menjamin efektivitas penggunanaan sumber daya yang ada.